Tuesday, 25 February 2014

Tugas II Bahasa Indonesia Semester 100

Nama Lengkap          : NURJANAH
NIM                            : 5235134426
Program Studi           : Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer

Tugas II Bahasa Indonesia Semester 100

A.  Menganalisis Kesalahan pada Skripsi dalam Penggunaan EYD
Judul Skripsi   : Aplikasi Multiplexer sebagai Pemrogram Heksadesimal pada Random                     Access Memory
Pembuat          : Agus Priyono (5215852079)
                          Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika
                          Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
                          Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
                          (Januari 1991)

1.      Zaman makin lama makin berkembang, kebutuhan manusia-pun tidak lagi sederhana.
Seharusnya “manusia pun”, tanpa (-).
2.      Oleh sebab itu orang sering menyebut jaman ini sebagai jaman informasi.
Seharusnya “zaman”, karena kata “jaman” tidak sesuai dengan kata baku dalam EYD.
3.      Sehingga untuk memasukkan data ke dalam memori, seorang operator hanya mengendalikan 1 saklar manual.
Seharusnya “satu”, karena kata tersebut masih terdiri dari dua suku kata.
4.      Sebaliknya bila seorang operator ingin membaca isi RAM tersebut, R/W harus diberi logika 1 dan lamat memori yang hendak dibaca diberi logika 1.
Seharusnya “alamat”, hanya kurang ejaannya saja.
5.      setiap sel memori dapat menyimpan 1 bit data yang ditandai dalam bentuk biner.
Seharusnya “Setiap”, karena kata pada awal kalimat harus dimulai dengan huruf kapital.
6.      Gambar 3 tersebut di atas dapat dibuat suatu tabel sebagai yang diperlihatkan pada tabel 1.
Seharusnya tidak ada kata “tersebut”, karena setelahnya ada kata “di atas”.
Seharusnya “seperti”, karena kata tersebut menunjukkan contoh.
Seharusnya “Tabel 1”, karena kata tersebut menunjukkan nama obyek.
7.      Sebuah komparator dikontrol oleh tegangan triger (pena 2) dan yang oleh tegangan threshold (pena 6).
Seharusnya tidak ada kata “yang oleh”, karenanya kalimat itu menjadi tidak baku.
8.      Keluaran SN74154N yang rendah dihubungkan pada diode silikon dan transistor untuk mematikan segment diantara tujuh segment tersebut.
Seharusnya “segmen”, karena kata tersebut merupakan kata serapan.
Seharusnya “di antara”, karena kata tersebut menunjukkan kata tempat.
9.      Keluarannya dari binary counter 4 bit IC HD7493AP yang dikendalikan oleh multivibratur IC 555 ini dipergunakan sebagai pengendali alamat data Random Access Memory tipe SN7489N.
Seharusnya “multivibrator”, hanya salah pengetikan huruf saja.
10.  Tampilan Heksadesimal alat ini kurang sempurna, yaitu pada huruf b dan d seharusnya ditampilkan dalam huruf besar.
Seharusnya “heksadesimal”, karena kata tersebut bukan kata pada awal kalimat.
11.  Mengamati obyek-obyek dan memegang serta menangani sesuatu benda, mendasari perkembangan berpikir.
Seharusnya “suatu”, karena setelah kata tersebut ada kata benda.
12.  Alat pemrogram heksadesimal pada  RAM tipe SN7489N adalah merupakan peraga memori RAM yang digunakan sebagai alat bantu belajar (media) dalam mempelajari sebuah memori agar dapat meningkatkan pemahaman tentang materi pelajaran tersebut.
Seharusnya tidak perlu ada kata adalah, karena kata “merupakan” saja sudah cukup.



B.  Mencari Arti Istilah Asing pada Skripsi
Judul Skripsi   : Aplikasi Multiplexer sebagai Pemrogram Heksadesimal pada Random                     Access Memory
Pembuat          : Agus Priyono (5215852079)
                          Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika
                          Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
                          Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
                          (Januari 1991)

No.
Kata Serapan
Istilah Asing
Kaidah yang Digunakan
Arti
1.
Informasi
Information
Huruf (t) yang diikuti huruf (i) berubah menjadi (s)
Data yang telah diberi makna melalui konteks.
2.
Komputer
Computer
Huruf (c) yang diikuti huruf (a), (u) atau (o) berubah menjadi (k)
Alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.
3.
Akses
Access
Huruf (cc) yang diikuti huruf (e) atau (i) berubah menjadi (ks)
Pencapaian berkas pada memori untuk penulisan atau pembacaan data.
4.
Memori
Memory
Huruf (y) berubah menjadi (i)
Media penyimpanan data pada komputer.
5.
Mikroprosesor
Microprocessor
Huruf (c) yang diikuti oleh huruf (e), (i) atau (y) berubah menjadi (s)
Sebuah pengolah data pada komputer yang terdiri dari transistor mini dan sirkuit lainnya.




C.  Menganalisis Kesalahan pada Skripsi dalam Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka
Judul Skripsi   : Aplikasi Multiplexer sebagai Pemrogram Heksadesimal pada Random                     Access Memory
Pembuat          : Agus Priyono (5215852079)
                          Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika
                          Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
                          Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
                          (Januari 1991)

1.      Malvino, Elektronika Komputer Digital (Jakarta: Erlangga, 1986) Hal. 160
      Malvino, Elektronika Komputer Digital (Jakarta: Erlangga, 1986), hal. 160.
2.      Forrest M. MIMS, Proyek Elektronika (Jakarta: Gramedia, 1987), hal. 134
      Forrest M. Mims, Proyek Elektronika (Jakarta: Gramedia, 1987), hal. 134.
3.      Malvino, Prinsip-prinsip penerapan digital (Jakarta: Erlangga, 1987) hal. 217
      Malvino, Prinsip-Prinsip Penerapan Digital (Jakarta: Erlangga, 1987), hal. 217.
4.      C. Barte, Thomas. Dasar komputer digital. Jakarta: Erlangga, 1986
      C. Barte, Thomas. 1986. Dasar Komputer Digital. Jakarta: Erlangga
5.      Malvino, Albert Paul. Prinsip-prinsip dan penerapan digital. Jakarta: Erlangga, 1987
      Malvino, Albert Paul. 1987. Prinsip-Prinsip dan Penerapan Digital. Jakarta: Erlangga
6.      Millman, Jacob. Ph.D, Christos C. Ph.D. Elektronika terpadu Rangakaian dan Sistem Analog dan Digital. Jakarta: Erlangga, 1986
      Millman, Jacob dan Christos C. 1986. Elektronika Terpadu: Rangkaian dan Sistem Analog dan Digital. Jakarta: Erlangga
7.      M.Mims, Forrest. 103 Proyek elektronika. Jakarta: Elex Media Komputindo, 1987
      M. Mims, Forrest. 1987. 103 Proyek Elektronika. Jakarta: Elex Media Komputindo
8.      Surya Sumantri, Jujun S. DR.Ir. Pedoman Penulisan Ilmiah. Jakarta: IKIP Jakarta, 1988
      Suriasumantri, Jujun S. 1988. Pedoman Penulisan Ilmiah. Jakarta: IKIP Jakarta
9.      S, Wasito. Teknik digit. Jakarta: Karya utama, 1983
S., Wasito. 1983. Teknik Digit. Jakarta: Karya Utama
10.  Tocci, Ronald J. Digital System Prinples and Aplication. USA: Prentice Hall International, Inc, 1980.

Tocci, Ronald J. 1980. Digital Systems Principles and Applications. USA: Prentice Hall International, Inc.

Tugas I Bahasa Indonesia Semester 100

Nama Lengkap          : NURJANAH
NIM                            : 5235134426
Program Studi           : Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer

Tugas I Bahasa Indonesia Semester 100

A.  Membuat Kerangka Karangan dan Komentar Singkat terhadap Isi Skripsi
Judul Skripsi   : Aplikasi Multiplexer sebagai Pemrogram Heksadesimal pada Random                     Access Memory
Pembuat          : Agus Priyono (5215852079)
                          Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika
                          Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
                          Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
                          (Januari 1991)

ABSTRAK
LEMBAR PERSETUJUAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
B.  Identifikasi Masalah
C.  Pembatasan Masalah
D.  Perumusan Masalah
E.   Tujuan Penulisan
F.   Metode Penulisan
BAB II            PENYUSUNAN KERANGKA TEORITIS DAN KERANGKA BERPIKIR
A.  Kerangka Teorits
1.    Random Access Memory
2.    IC TTL tipe SN7489N sebagai Random Access Memory
B.  Kerangka Berpikir
1.    Rancangan Alat Pemrogram Heksadesimal pada Random Access Memory
2.    Cara Kerja Model Alat Pemrogram Heksadesimal pada Random Access Memory
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A.  Tujuan Penelitian
B.  Tempat dan Waktu Penelitian
C.  Perakitan dan Pengujian Alat
1.    Perakitan Alat
2.    Pengujian Alat
3.    Pengoperasian Alat
BAB IV HASIL PENELITIAN
A.  Hasil Pengukuran dan Perhitungan
1.    Hasil Pengukuran
2.    Perhitungan
3.    Hasil Operasi Alat
B.  Interpretasi Hasil Penelitian
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
A.  Kesimpulan
B.  Implikasi
1.    Bidang Keteknikan
2.    Bidang Kependidikan
C.  Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Menurut saya, isi skripsi cukup lengkap, dengan berbagai lampiran, gambar dan tabel yang bisa menjelaskan bahasan yang sedang diteliti. Akan tetapi, di dalam skripsi ini terdapat banyak kesalahan pengetikan sehingga masih banyak yang perlu diperbaiki.




B.  Mencari Lima Sumber Skripsi atau Artikel Pembanding yang Berada di Internet serta Mengulas Ide Masing-Masing Tulisan
Judul Skripsi   : Aplikasi Multiplexer sebagai Pemrogram Heksadesimal pada Random                     Access Memory
Pembuat          : Agus Priyono (5215852079)
                          Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika
                          Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
                          Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
                          (Januari 1991)

1.    Aplikasi Multiplexer
http://yohaneskurniawan1990.blogspot.com/2012/03/multiplexer-1-pengertian-multiplexer.html?m=1, diunduh tanggal 24 Februari 2014
Multiplexer dalam yang paling banyak digunakan yaitu FDM (Frequency Division Multiplexing), yan digunakan pada jaringan sambungan telepon, siaran radio dan televisi. Contoh aplikasi dari teknik multiplexing ini adalah pada jaringan transmisi jarak jauh, baik yang menggunakan media udara, (wireless atau radio).

2.    Heksadesimal pada Random Access Memory
http://ntyx.wordpress.com/2009/01/07/memori-ram-semikonduktor/#more-3, diunduh tanggal 24 Februari 2014
Jalur alamat biasanya ditunjukkan oleh bilangan heksadesimal untuk mempermudah analisa. Jika seluruh bit pada jalur alamat bernilai 0, maka bilangan heksadesimal yang ditunjukkan adalah 0000. Jika seluruh bit pada jalur alamat bernilai 1, maka bilangan heksadesimal yang ditunjukkan adalah FFFF.

3.    Organisasi Memori
http://www.mytutorialcafe.com/mikrokontroller%20organisasi%20memori.htm, diunduh tanggal 24 Februari 2014
Semua memori di komputer tentunya memiliki ruang alamat yang terpisah untuk program dan data. Pemisahan secara logika dari memori program dan data, mengizinkan memori data untuk diakses dengan pengalamatan 8 bit yang dengan cepat dapat disimpan dan dimanipulasi dengan CPU (Central Processing Unit) 8 bit.

4.    RAM Statik
http://id.m.wikipedia.org/wiki/SRAM, diunduh tanggal 24 Februari 2014
Kata “statik” menandakan bahwa memori memegang isinya selama listrik tetap berjalan karena RAM statik telah didesain menggunakan transistor tanpa kapasitor.

5.    Komputer Digital
http://blogpustakadigital.blogspot.com/2013/09/pengertian-dan-contoh-komputer-digital.html?m=1, diunduh tanggal 25 Februari 2014

Inti dari komputer digital adalah mikroprosesor atau yang biasa disebut dengan CPU. Komputer jenis ini dimanfaatkan untuk mengolah data baik dalam bentuk huruf maupun angka.